1.jpg


Langowan, CSN Nasib naas dialami RT alias Obing (50 tahun), warga Desa Ampreng Kecamatan Langowan barat.Obing yang diduga kerap kali melakukan pencurian ayam di sejumlah daerah di Langowan. Obing tewas di Rumah Sakit Budi Setia Langowan akibat luka disekujur tubuh karena dikeroyok oleh sejumlah massa.

Informasi yang di dapat media ini, Obing bersama seorang rekannya tertangkap basah melakukan pencurian di salah satu rumah milik warga di Desa Taraitak, Kecamatan Langowan Utara.

Kejadian tersebut  mengundang reaksi dan emosi warga, sehingga secara spontan mengeroyok pelaku dengan benda tumpul bahkan ada yang menggunakan senjata tajam, sampai merengut nyawa. Korban meregang nyawa ketika dilarikan ke rumah sakit oleh aparat kepolisian dengan kondisi tubuh yang mengenaskan. 

Bagian pergelangan kaki kanan korban nyaris putus, serta luka akibat hantaman benda tajam.Di bagian kepala terdapat luka sayat yang cukup besar.

Kapolsek Langowan Timur AKP Dermanto Nasirun, kepada sejumlah wartawan mengatakan berdasarkan informasi dan laporan warga korban pencurian. Pelaku bersama salah satu rekan yang belum diketahui identitasnya, melakukan pencurian di desa Karumenga dan di desa Taraitak.Saat beraksi pelaku dipergoki masyarakat setempat, dan langsung memunculkan kemarahan warga akibat ulah pelaku. Apalagi korban sempat menunjukkan perlawanan dengan menggunakan parang.

Alhasil, massa langsung melakukan pengeroyokan menggunakan benda tumpul dan tajam, yang membuat pelaku dalam kondisi sekarat.

Setelah menumpahkan emosi, warga langsung melapor ke Polsek Langowan Barat. 

"Pihak polsek saat tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), melihat korban dalam kondisi parah dan langsung di bawah ke rumah sakit. Setelah mendapat pertolongan dari tim medis, sekita pukul 11:30 akhirnya ayah lima anak ini menghembuskan nafas terakhir," ujar Nasirun. 

Sembari menambahkan di TKP ditemukan dua ekor ayam dan dua ekor bebek hasil curian. "Sampai saat ini belum diketahui identitas rekan korban. karena korban tak bisa lagi diminta keterangan,”jelasnya.

Ditambahkan Nasirun bahwa  pihak kepolisian masih dalam pengumpulan data, informasi dari keluarga dan TKP.Menurutnya, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi yang lebih jelas terkait kejadian yang menghilangkan nyawa tersebut. (**)
CyberSulutNews
CyberSulutNews Allrights Reserved @2012
Powered by CyberSulut News